Uncategorized

Mencicipi Bumerang Petir, Bebek Bumbu Rendang Surabaya

Ada beberapa hal yang patut disyukuri bisa tinggal di Surabaya, meski macetnya Surabaya kini mulai bikin frustasi. hal yang perlu di syukuri yaitu banyak makanan enak yang dijajakan. Beberapa waktu lalu, saya mencoba mencicipi kuliner yang kini mulai dikenal Surabaya dengan nama Bumerang Petir.

Apa itu Bumerang Petir?

Saya mengenal nama bumerang petir sejak beberapa tahun lalu sewaktu kuliah. Bumerang Petir berasal dari sebuah tagline Bebek Ungkep Pedas Tiada Akhir. Di awal pembukaan hingga tahun 2013an, Bumerang Petir dijual dengan Sistem Pre-order setiap minggunya. Sempat berhenti di tahun 2015, di tahun 2018 akhirnya usaha ini mulai dirintis kembali.

Sesuai judulnya Bebek ungkep, tentunya menu utama yang dijual di kedai ini adalah bebek yang diolah dengan bumbu Rendang spesial. Seiring perkembangannya, kedai ini terus berinovasi menyediakan variasi menu lainnya seperti Ayam Kampung , Nasi Piyik, Rice Bowl Piyik, Rice Bowl Telor Isis, Rice Bowl pentol-sosi

selain itu, ada beberapa pilihan toping tambahan yang dapat dipesan seperti keju mozza, toping telur, toping kepala dan leher, toping ati dan ampelatoping pete. tentunya semakin menambah selera makan dong. selain itu, ada berbagai jenis minuman yang bisa dipilih yang dijuluki penangkal petir

Bebek Dengan Toping Keju Moza / via instagram @bumerangpetir
Ricebowl Piyik dengan Siraman Bumbu Rendang/ via Instagram @bumerangpetir

Bumerang Petir juga menyediakan tingkat kepedasan berdsarkan level yang bisa dipilih oleh pembeli.

Nah di Bumerang Petir tersedia beberapa level pedas yang namanya menggunakan unsur cuaca, yaitu Petir 1, Petir 2, Petir 3, hingga level Bledek untuk tingkatan yang paling pedas. Saya hanya cukup berani di petir 1 saja untuk menkmati kelezatan Rendang ini. Bagi yang tidak suka pedas, tenang saja, juga ada level mendung yang bikin kamu tetap dapat menikmati kelezatan bebek/ayam  yang dibalut dengan bumbu rendang.

Bumerang Petir dengan Siraman Bumbu Rendang

menu favorit saya tentu saja adalah bebek rendang dengan level mendung atau mentok level petir 1. maklum, saya sudah tidak bisa makan pedas sekali. dan juga jangan sering-sering, bisa – bisa kolestrol. hehe Yang saya suka, tekstur bebeknya empuk, gurih bumbu dan rempahnya terasa di lidah.

Fans alias pelanggan setia dari menu satu ini dinamakan Konco Petir. cukup mudah menemukan unggahan penikmat melalui media sosial dengan tagar konco petir.

Soal harga, kalian bisa mendapatkan seporsi bebek petir yang dibanderol dengan harga di bawah 30.000. untuk minuman dan topingnya sendiri dibanderol mulai harga 5000 rupiah. Cukup murah, bukan?

Saat ini, Bumerang petir memiliki satu outlet offline yang terletak di Jalan Kutisari Selatan No. 125 Surabaya (Depan kantor BCA Kutisari) . Buat yang mager jangan khawatir, Bumerang petir juga tersedia di aplikasi ojek online kesayanan kalian kok.

ada yang pernah cobain? share pengalaman kalian saat makan donk di kolom komentar. saya tunggu ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *