Site Loader

Selain wisata kuliner, objek wisata sejarah di kota Surabaya tak kalah menarik untuk dikunjungi. Sebagai kota yang pernah menjadi daerah jajahan kolonial, peninggalan bangunan-bangunannya masih tetap dipertahankan hingga kini.

rieagustina-de-javasche-bank-surabaya
de Javasche Bank dari luar

Memanfaatkan momen hari libur beberapa waktu lalu, saya memutuskan untuk berwisata sejarah di kota sendiri. Wisata sejarah paling menyenangkan adalah dengan datang ke museum. Di Surabaya, terdapat banyak museum yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Museum De Javasche Bank . yuk, simak cerita saya saat bertandang ke museum ini.

Bank Pertama di Surabaya

sejarah-de-javasche-bank-rieagustina
banner berisi sejarah de Javasche Bank

Menurut informasi yang disediakan di museum, De Javasche bank Surabaya dibuka pada tahun 1829, Surabaya dipilih sebagai salah satu cabang De Javasche Bank yang berpusat di Batavia (Jakarta). Pada awal 1900an,  gedung De Javasche Bank Surabaya dibangun kembali dengan arsitektur yang sama dengan kantor pusat De Javasche Bank.

Oleh karena itu, kini kita bisa melihat kemiripan gaya arsitektur Eropa  antara Museum Bank Indonesia Jakarta (dulunya De Javasche Bank) dengan Museum De Javasche Bank di Surabaya.    

Berubah nama Menjadi Bank Indonesia

Setelah kemerdekaan Indonesia, bank ini kemudian diambil alih oleh pemerintah indonesia. Kantor utama De Javasche bank di Jakarta menjadi Bank Indonesia, sedangkan De Javasche Bank di Surabaya menjadi Bank Indonesia cabang Surabaya . Gedung ini kemudian digunakan sebagai aktivitas perbankan di Surabaya .

Menjadi Cagar Budaya

Gedung Javasche Bank Surabaya ditetapkan menjadi salah satu bangunan Cagar Budaya. Setelah direstorasi, gedung heritage  ini dibuka untuk umum sebagai museum sejak awal tahun 2012 dengan nama yang sama seperti awal. Untuk menjadi destinasi wisata yang menarik dikunjungi, bangunan cagar budaya ini kemudian dilengkapi dengan beberapa penambahan koleksi selain benda asli peninggalan De Javasche Bank Surabaya.   

Banyak Koleksi menarik dan informatif

Tidak hanya arsitektur dari bangunan gedung berlantai tiga ini yang menarik, banyak koleksi dari museum yang bisa dijadikan pembelajaran. Keterangan yang disediakan sudah sangat informatif, cukup membantu untuk pengunjung yang ingin belajar.

Di lantai dasar museum ini merupakan ruangan utama penyimpanan koleksi museum, ada koleksi mata uang lama, koleksi mata uang numismatik, mesin pencetak uang hingga brankas penyimpanan uang.

Di lantai dua merupakan koleksi peralatan yang digunakan seperti bekas teller bank, ruangan direktur yang dilengkapi sofa. Di lantai dua, biasanya digunakan sebagai tempat kegiatan dan kunjungan. Selain itu juga banyak digunakan sebagai lokasi foto prewedding..

sedangkan lantai tiga kini difungsikan sebagai ruangan penyimpanan sarana dan prasarana

Gratis Tiket Masuk

Meski termasuk dalam salah satu destinasi wisata di Kota Surabaya, tidak ada tiket masuk yang dikenakan saat berkunjung ke museum satu ini. Pengunjung hanya diminta untuk mengisi buku tamu di meja resepsionis dan diminta mengikuti akun media sosial  dari Museum De Javasche Bank.

Berada di Kawasan padat aktivitas

Tidak dapat dipungkiri, gedung De Javasche Bank didirikan di pusat perdagangan pada zaman kolonial. Bangunan yang berada di Jalan Garuda No. 1, Krembangan, Surabaya ini terletak dekat dengan salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, yaitu Jembatan Merah Plaza (JMP) , selain itu juga dekat dengan bekas kampung pecinan Surabaya, Kya-kya Kembang Jepun.  

Apabila teman-teman masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut, jangan segan untuk menghubungi pengelola / penjaga Museum De Javasche Bank yang berada di resepsionis di lantai satu (tepat setelah pintu masuk), ya. Beliau dengan senang hati akan membantu memberikan informasi yang teman-teman butuhkan.

Nah itu tadi ulasan singkat mengenai Museum De Javasche Bank Surabaya. Jangan lupa berkunjung ke Museum satu ini saat berada di Surabaya. 

rieagustina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Advertise

Ikuti Saya