Jawa Tengah, Kuliner, Kuliner Semarang, Semarang

Menikmati Sepiring Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok Semarang

Sore itu, di tengah rintik-rintik hujan di awal Februari kami serombongan yang berjumlah 7 orang memutuskan menyusuri jalanan Kota Lama Semarang yang basah. Sepulang mengikuti kegiatan di Bandungan, pihak penyelenggara memfasilitasi kami dengan mengantarkan ke Stasiun Tawang.

Setelah sempat ada drama teman kami yang salah jadwal beli tiket kereta pulang dan seorang peserta lain dari rombongan acara yang kehilangan dompet karena keteledoran temannya, kami pun dilanda lapar. Pilihan makan jatuh pada keinginan mencicipi kuliner yang wajib dicoba di semarang.

Meski harus berjalan sejauh 500 meter dari stasiun di tengah rintik hujan, nggak kerasa , lha wong jalannya rombongan sambil ngobrol.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok

Sego-goreng-babat-Pak-karmin-mberok-semarang

Sebuah warung di ujung jalan dengan spanduk lebar berwarna hijau bertuliskan Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok terpampang besar, menyita perhatian perut-perut kelaparan kami.

Belakangan aku tahu, Nasi Babat Pak Karmin ini masuk daftar kuliner yang wajib dicoba saat berada di Semarang. Beberapa referensi kulineran Semarang baik versi web maupun yang sempat seliweran di linimasa twitter selalu memasukkan Nasi Goreng Babat Pak Karmin di daftar.

Ada beberapa pilihan menu yang bisa dipilih yaitu, nasi goreng babat/ayam, nasi goreng telur/ayam, nasi goreng pete/ayam , nasi putih +babat / ayam gongso , nasi putih + telor gongso.

menu-nasi-goreng-babat-pak-kamrin

Pada awalnya aku kekeh untuk pesan nasi goreng Babat tidak pedas, mengingat kondisi perutku yang tak bisa diajak makan pedas. Karena dalam bayanganku, rasa pedas level sedang dan pedes banget itu mirip level kulineran pedas Bumerang Petir yang pernah kucoba.

“yakin mbak mau nggak pedas? Kalau nggak pedas rasanya cuma manis kecap saja. Soalnya ini bumbunya udah bumbu jadi tinggal pakai,” ujar mas-mas yang melayani kami.

Akhirnya kuputuskan  memilih Nasi Goreng Babat level sedang. Daripada nggak ada rasanya.

Rasa Nasi Babat Pak Karmin

nasi-goreng-babat-pak-karmin

Sekitar lima belas menit menunggu, akhirnya pesanan kami datang. Sepiring nasi goreng dengan potongan babat berwarna kecoklatan. Ditambah sepotong telur dadar yang diletakkan di atasnya.

Sebelum makan, mulut ini udah was-was kalau saja pedesnya bisa bikin asam lambung kumat. Eh ternyata enggak, walaupun level sedang, mulutku masih bisa menerimanya bahkan pedasnya biasa saja. Mungkin tertolong dengan rasanya yang dominan manis.

Iya, masakan orang Jawa Tengah rasanya memang cenderung manis. Beda dengan lidah Jawa Timuran yang lebih suka makanan asin. Untuk yang nggak suka terlalu manis, mungkin saranku bisa minta tambahan garam. Sebagian besar makanan Jawa Tengah manis, Bahkan rasa soto di Semarang tanpa kecap sudah manis, sama manisnya seperti senyum doi. Wkwkkw…

tekstur-nasi-goreng-Pak-karmin

Tekstur nasi yang digunakan pada nasi goreng Babat Pak Karmin ini lebih lengket dan empuk daripada penjual nasi goreng di Surabaya. Untung saja teksturnya seperti itu, rahangku jadi tak perlu bekerja keras mengunyahnya. Potongan Babatnya digongso terlebih dahulu, tekstur babat empuk dan tidak alot. Rasanya juga gurih.

Porsinya cukup untuk orang mungil sepertiku, tapi tidak untuk teman-teman lain yang merasa porsinya kurang banyak. Wkwkwk..

Seporsi Nasi Goreng Babat Pak Karmin dibanderol dengan harga 20.000 , untuk es tehnya kalau ga salah seharga 5000 dan es jeruknya seharga 10.000. coba aja ada lemon tea, pasti aku lebih memilih lemon tea 😀

Aku juga sempat menyicip sedikit  Nasi Babat Gongso yang dipesan Mas Achi. Lebih mudah menyebutnya Babat bumbu kecap. Jadi potongan Babatnya digongso bersama bumbu, lalu diberi kecap.

nasi-babat-gomgso-pak-karmin
Nasi Babat Gongso

Lokasi Nasi Babat Pak Karmin

Nasi Babat Pak Karmin terletak di Jalan Pemuda , Kecamatan Dadapsari, Kota Lama Semarang. 650m dari Stasiun Tawang. Letaknya tepat di tepian Sungai Kota Lama dan Jembatan Mberok. Lokasi ini yang paling dikenal oleh para wisatawan karena lokasi saat buka pertama kali, kini sudah memiliki beberapa cabang lainnya.

Lebih jelasnya lokasi Nasi Babat Pak Karmin bisa lihat peta di bawah ini.

Kalau ada kesempatan main ke Semarang lagi, aku pasti bakal mampir untuk menikmati nikmatnya Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok.

nasi-goreng-pak-karmin-semarang
Foto Bersama Teman-teman Sebelum Pulang

 

Setelah makan, kami segera bergegas melanjutkan perjalanan masing-masing. Aku dan mbak Yuni menuju terminal untuk naik Bus menuju Surabaya yang justru malah bikin kapok naik bus ekonomi.

Tagged , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *