Jawa Tengah, Kuliner, Kuliner Brebes

Gurihnya Sate Blengong dan Kupat Glabed Khas Brebes

Main-main ke daerah yang belum pernah dikunjungi itu, selain ke tempat tujuan utama, kurang lengkap rasanya kalau nggak nyoba kuliner khas daerahnya. Kebetulan beberapa waktu lalu sempat main ke Kabupaten Brebes  yang terkenal dengan pusat telur asin.

Brebes merupakan salah satu wilayah ujung barat  Jawa Tengah, yang bersebelahan dengan kota Tegal dan berbatasan dengan Kabupaten Cirebon.  Selain terkenal dengan telur asinnya yang masir, Brebes memiliki kuliner andalan lainnya yaitu Sate Blengong. Seperti apa sih sate blengong ini?

Sate Blengong khas Brebes

Sate-blengong-kupat-glabed-alun-alun-brebes

Pertama kali dengar kata Blengong , tak kira Blengong ini kata kerja semacam temannya bingung dan bengong gitu. Hehhe… ternyata bukan.

Blengong merupakan unggas hasil perkawinan antara bebek dan mentok .Unggas satu ini mudah ditemui di Jawa Tengah, terutamanya Brebes dan Tegal.

Sate-Blengong
Sate Blengong disajikan dengan Kupat Glabed

Mendengar kata sate, pada umumnya aku mengenal sate itu dibakar dengan arang  dan diberi saus kacang plus kecap  seperti halnya Sate Ayam dan sate kambing Madura. Ternyata ada yang berbeda saat melihat rupa Sate Blengong . Sate blengong tidak dibakar, daging blengongnya hanya  diungkep dengan bumbu rempah-rempah dan menghasilkan rasa yang lezat.

Tapi aku nggak tahu ini satenya memang beneran nggak dibakar atau ada beberapa macam jenis (kayak sate bakar, atau sate ungkep saja) atau  bapaknya khilaf  karena kami waktu itu datengnya rombongan. Barangkali aja bapaknya jadi lupa bakar satenya karena bingung digeruduk rame-rame .. LOL :P)

Rasa Sate Blengong

Sate-blengong-yang-diungkep

Daging blengong yang kumakan, secara rasa lebih mirip daging bebek, gurih,  namun dagingnya lembut berserat dan sangat empuk. Mungkin karena ngungkepnya dalam waktu yang cukup lama. Bumbu ungkepannya juga pas, gurih dan asin semacam ngungkep ayam gitu.

Sate Blengong disajikan dengan lontong dan berkuah yang mirip opor/kare, namun di Brebes sebutannya Kupat Glabed dan kerupuk di atasnya. Tekstur kuahnya benar-benar kental, yang berasal dari bumbu dan santan.  Rasahnya Asin, Gurih dan tentu saja ada sentuhan manisnya.

Yang unik, kalau biasanya makan sate ditusuk dengan tusuk sate yang terbuat dari pring (bambu) yang tebal, sate Blengong  ditusuk dengan sapu lidi (iya sapu lidi yang lentur) jadi sewaktu di angkat ya lentur-lentur gitu. Aku khawatir gampang patah wkwkw.  Selain itu, tusukannya cukup panjang. Khawatir juga ini kalau pas nggak sengaja lagi  makan malah nusuk muka orang yang duduk di sebelah .

Satu tusuk Sate Blengong berisi 7-8  potongan daging Blengong. Dagingnya diiris kotak dengan layer yang tidak seberapa tebal. Meskipun begitu, aku masih cukup nikmat merasakan gurihnya daging Blengong.

Saranku, harus bisa menahan diri saat mencicip Sate Blengong ini. Jangan sampai karena makan pingin nambah terus… Kolesterol kumat. Wkwkwk

Harga Sate Blengong

Soal harga aku nggak tahu pasti, karena waktu itu makannya full dibayarin Disporapar Jawa Tengah dalam rangka Famtrip  dan nggak sempet nanya-nanya juga. Tapi setelah cari-cari informasi, harganya berkisar 15.000 sampai 20.000 per porsinya. Wah, cukup bersahabat dengan kantong nih.

Baca Juga: Jelajah Pabrik Gula Jatibarang dan Agrowisata Besaran Hijau Kabupaten Brebes 

Lokasi Sate Blengong Brebes

Alun-alun-Brebes
Alun-alun Brebes ya, bukan Alun-alun bapak 😁

Menurut Pak Edo dan Pak Aukhi, Tour leader kami waktu itu, sebenarnya  Sate Blengong yang populer di Brebes adalah Sate Blengong Pak Kasturi Rajak. kami sempat ke sana, namun begitu sampai di lokasi ternyata sudah habis. Padahal jam baru menunjukkan pukul tujuh malam.

Akhirnya waktu itu aku dan rombongan turun di Alun-alun Brebes. Ada banyak penjual Sate Blengong berjejeran di sana. Karena perut sudah nggak bisa diajak kompromi, kami memIlih random dan berbelok di salah satu penjual Sate Blengong.

Dengan rombong sederhana, dan tempat duduk yang lesehan. Suasana Alun-alun Brebes waktu itu cukup ramai karena malam minggu. Beberapa pengamen sempat hilir mudik menyapa.

Duh, jadi ingin mengulang perjalanan ke Brebes dan menikmati Sate Blengong lagi, deh. Nah, kalau kalian lagi main ke Brebes, jangan ketinggalan untuk mencicipi Sate Blengong,ya!

Tagged , , , ,

About Rieagustina

Selain Suka Pantai, Aku juga suka kamu :)
View all posts by Rieagustina →

2 thoughts on “Gurihnya Sate Blengong dan Kupat Glabed Khas Brebes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *