jalan-jalan, Jawa Timur, Surabaya, Wisata Surabaya

Bermain Air di  Pulau Pasir Pantai Kenjeran Surabaya

“Mbak, Nengok Mey yuk! Sekalian nanti mampir ke Kenjeran”

Ayu, Teman sebelah rumah yang nempel dengan rumahku tetiba ngajak menengok Mey yang baru aja jadi pengantin beberapa waktu lalu. Berhubung harus ikut suaminya di Surabaya Utara kami jadi terpisah jauh.

Setelah menjemput Mey di daerah Bulak Cumpat, kami langsung menuju ke THP Kenjeran atau yang biasa dikenal orang-orang dengan Kenjeran lama. Lokasinya tak seberapa jauh dari sana.

Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran

Mendengar kata Pantai Kenjeran pastinya sudah tidak asing lagi bagi warga Surabaya dan Sekitarnya. Sebuah Pantai wisata alternatif yang berada di Surabaya Utara. Berbatasan langsung dengan selat Madura.

Meski bagiku, Kenjeran tidak dapat sepenuhnya disebut Pantai seperti pantai di Jogja, maupun Pantai di Blitar, namun tempat ini masih cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal dan rombongan keluarga/anak sekolahan dari beberapa daerah di Jawa Timur seperti Nganjuk, Kediri, Hingga Madiun. Terutama pada akhir pekan.

Aku dan dua temanku kebetulan berkunjung pada hari kerja sehingga tak banyak pengunjung yang datang. Selain itu beb erapa pedagang kaki lima juga tak berjualan.

Setelah menghabiskan jajan dan membeli segelas es, kami beranjak ke Rumah kayu yang keberadaannya sudah sejak Jaman aku kecil disediakan di lokasi wisata tersebut. Angin bertiup kencang saat aku berjalan menuju menara meski hari lumayan siang menuju sore.

Bermain Air di Pulau Pasir THP Kenjeran

Kami duduk di rumah kayu yang terletak. Hampir di tengah laut, sambil memandang kapal-kapal motor yang berjajar di bawah tempat kami duduk.

Beberapa kali bapak-bapak yang menyewakan kapal menawarkan pada kami bertiga untuk berkeliling, tapi tak kami hiraukan. Entah kenapa beberapa saat kemudian, seorang yang baru saja datang membawa rombongan anak Tk menawarkan

“Pulau Pasir pulau pasir, 10.000 aja mbak bisa ke Pulau Pasir. Bisa turun main air”

Mey kompakan ingin naik kapal karena penasaran. Aku penasaran, gimana sih pulau pasir ini. Seumur-umur hidup di Surabaya belum Bayanganku pulau pasir ini lebar gitu. Sekitar 5 menit naik kapal. Di tengah laut lepas kapal berhenti dan kami dipersilakan turun.

Angin bertiup cukup kencang kala kami berangkat ke sana.

Saat menaiki kapal motor  sudah terdapat jalur sendiri, ada pembatas-pembatas yang terbuat dari kayu ditancapkan ke laut. Hal ini juga berfungsi sebagai batas keamanan agar kapal tidak terlalu ke tengah laut.

Bapak pemilik kapal motor mengatakan bahwa kapal-japal di sini hanya beroperasi sampai pukul 4 sore seiring dengan jam tutup Pantai Kenjeran Lama.

Sekitar jam setengah 3 aku berada di pulau pasir, matahari senja mulai beranjak turun. Sambil mengambil beberapa foto dan mengamati beberapa rombongan kapal lain yang asyik berfoto.

Ternyata, yang disebut pulau pasir adalah adanya gundukan pasir yang terdapat di tengah-tengah pantai. Pengunjung dapat turun dan mengambil foto seolah-olah sedang berada di tengah laut lepas.

Nampak tak jauh dariku terdapat rombongan beberapa keluarga yang asyik mengabadikan momen, ada yang menemani anak-anak mereka slulup alias berendam, ada yang berfoto bersama.

Dua temanku yang mengajakku ke Pantai Kenjeran 😁

Kuliner di THP Kenjeran

Wisata Kuliner THP Pantai Kenjeran

Selain memanjakan mata dengan melihat laut, sebenarnya ada banyak penjual kuliner yang berjejer di tempat ini. Kebanyakan menjual makanan khas daerah pantai yaitu Lontong Kupang. Tapi entah kenapa, aku nggak sreg makan di sini. Karena beberapa kali makan Lontong Kupang maupun makanan lainnya selalu zonk. Kalau Lontong Kupang aku prefer ke Lontong Kupang langganan paklek yaitu lontong Kupang  Pak Aliman yang terletak di Ken Park (atau biasa disebut Kenjeran Baru), Lontong Kupang yang di Gedangan sama yang biasa lewat depan rumah heheh.

Tapi kalau kalian menemukan  warung yang enak di lokasi ini ini boleh lah kasih tau aku. Siap tau waktu bawa tamu bisa kuajak mampir. Aku memilih nggak makan di

Berburu oleh-oleh di Sentra Kuliner THP Kenjeran

Objek wisata yang telah dikelola, tentunya mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitarnya. Begitupun THP Kenjeran yang telah kukenal sejak aku masih kanak-kanak. Di dalam lokasi  THP Kenjeran juga terdapat sentra Kuliner dan PKL yang menjajakan berbagai macam kuliner dan Cindera mata.

Di sentra oleh-oleh THP Kenjeran ini terdapat puluhan kios pedagang dengan nomor stand masing-masing.  Terbagi menjadi dua berbagai olahan hasil laut di sebelah kiri, dan sebelah kanan merupakan berbagai macam kerajinan tangan yang sebagian besar terbuat dari sampah laut.

Hasil olahan laut yang cukup mudah ditemukan adalah berbagai jenis kerupuk, kerupuk ikan yang siap makan, kerupuk mentah maupun ikan kering.

Sedangkan cinderamatanya cukup variatif mulai yang pernik-pernik kecil seperti bros, gelang, kalung hingga yang besar seperti tirai kerang, jam dari kerang, pigura hingga hiasan dinding lainnya dengan harga yang cukup terjangkau.

 

HTM (Harga Tiket Masuk) THP Kenjeran

Pantai Kenjeran, merupakan salah satu wisata di Surabaya yang berbayar meski tak sedikit pula yang gratis seperti piknik di hutan Kota Pakal, Ekowisata Mangrove atau memberi makan rusa di Taman Flora Surabaya

Saat aku datang di hari kerja, petugas menarik kami dengan Harga Tiket Masuk Pantai Kenjeran sebesar 5000 rupiah per orang dewasa, sedangkan 10.000 untuk akhir pekan

Untuk naik kapal menuju pulau pasir dan berkeliling area pantai, pengunjung cukup merogoh Kocek 10.000 di hari kerja dan 20.000 di hari libur.

Bagaimana, cukup terjangkau bukan? Meski bukan pantai yang berwarna biru seperti pantai pasir Putih (Pasetran Gondo Mayit) Blitar, tapi lumayan lah untuk melihat laut lepas berwarna cokelat.

Itu tadi referensi wisata lokal dari aku, kalau kalian nekat ingin wisata di tengah pandemi gini, boleh melipir sejenak ke Pantai Kenjeran. Perjalanan ke Pantai Kenjeran tidak sejauh ke Pantai di Blitar atau Air Terjun Grenjengan, kok. Kalian bisa lihat rutenya melalui Google maps. Tapi jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan ya..

Taman Hiburan Pantai Kenjeran

Buka Setiap Hari

08.00-17.00

Harga Tiket masuk

Hari senin – jumat 5000

Sabtu minggu 10.000

Parkir 3000

Naik kapal di dalam pantai hari biasa 10.000, weekend 20.000

Tagged , , , ,

About Rieagustina

Selain Suka Pantai, Aku juga suka kamu :)
View all posts by Rieagustina →

4 thoughts on “Bermain Air di  Pulau Pasir Pantai Kenjeran Surabaya

  1. Waktu main ke Taman Suroboyo, aku juga ditawari naik perahu ke “tengah laut”. Berhubung aku tidak bisa berenang, kapal tidak terlihat safe, dan tidak ada alat keamanan pula, aku jadi urung.
    Was it worth it, Mbak?
    Btw, Taman Suroboyo ini sebelahan sama THP Kenjeran. Udah pernah kesana? Aku pernah cerita di blog waktu main-main ke Taman Suroboyo.

    1. Halo mbak Muna, terima kasih sudah mampir di blog saya 😉 THP Kenjeran ini beda sama Kenjeran yang di Taman Suroboyo mbak, yang sebelahan sama Taman Suroboyo biasanya disebut Kenjeran Watu-watu.

      Kalau naik yang di THP Kenjeran cukup aman, Mbak. Kalau naik Kapal yang di sebelah takan Suroboyo itu saya juga pernah tapi dia hanya berkeliling, tidak ada bisa turun di tengah laut seperti di THP Kenjeran. (Beda Rute) 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *