jalan-jalan, Jawa Tengah, Kuliner, Kuliner Brebes

Makan Urap Alur di mangrove Pandansari Brebes

Menjelang dhuhur saat aku dan Rombongan Famtrip Jateng On the Spot tiba di Joglo Pandansari. Setelah lelah mengeksplor Pabrik Gula Jatibarang, cacing-cacing di perut mulai keroncongan. Sesampainya di sana kami semula dijadwalkan untuk penyambutan dari pengelola setempat terlebih dahulu, namun ternyata persiapan dan beberapa undangan belum hadir. Akhirnya kami dipersilakan untuk untuk menikmati hidangan makan siang.

Urap Alur, Gimbal Udang dan Bandeng Bakar Khas Mangrove

Adzan duhur berkumandang saat kami dipersilakan menikmati sajian yang telah disiapkan. Perut-perut kelaparan kami mulai melongok satu-persatu jenis sajian yang terdapat di meja. Salah seorang tim pemandu dari Mangrove Pandansari menjelaskan hidangan special saat itu yaitu Urap Alur.

Aku Belum pernah makan Alur sebelumnya. Di Surabaya, aku memang sering makan Urap. Tapi nggak pernah nemu yang dicampur Alur, biasanya hanya berisi Kacang, Cambah dan sayuran.

Alur adalah tanaman yang tumbuh di daerah pesisir/Delta, makanya banyak dijadikan makanan khas daerah pesisir. . Tumbuhan ini menyerap garam sehingga rasanya akan sedikit asin. Daunnnya berbentuk jarum, kalau diperhatikan mirip dengan daun Bunga Krokot jarum yang sering dijumpai sebagai tanaman hias.

Selain Urap Alur, ada pula Udang Gimbal, Bandeng Bakar bumbu merah dan sayur asem. Udang Panami dan Bandeng merupakan hasil nelayan tambak yang ada di kabupaten brebes ini. Sebagian besar yang berada di wilayah brebes yang berbatasan langsung dengan pantai Utara, menggantungkan hidup pada hasil mengolah tambak Udang dan Bandeng. Selainitu, pada musim kemarau mereka akan beralih menjadi petani garam.

Kesan Makan Urap Anglur                        

Enak! Langsung cocok di lidahku hahha.. (ah,dasar kamunya aja Rie yang doyan makan). Tekstur Alur yang ngletis (agak kriuk-kriuk gitu) dan sedikit asin bercampur dengan bumbu Urap yang gurih jadinya pas sekali di lidah.

Mas Bangkit, salah satu pemandu di MANGROVE Pandansari menjelaskan bahwa kadar  asin dalam alur yang kami makan sudah berkurang karena sebelum di masak sudah mengalami pemerasan hingga berkali-kali.

Selain menikmati Urap Alur, aku juga menikmati Gimbal Udang dan Bandeng Bumbu Merah. Gimbal Udang merupakan jenis Udang Vaname yang digoreng dengan tepung mirip rempeyek. Aku habis banyak makan Gimbal Udang. Hal yang aku syukuri adalah aku nggak punya alergi apapun pada hewan laut maupun darat jadi bisa menikmati hidangan yang disuguhkan.

Untuk Bandengnya merupakan Bandeng tambak yang dibakar dan kemudian dibumbu merah, sayangnya bumbunya lumayan pedas sampai aku harus menyisihkan banyak bumbu dan sebagian kuberikan pada teman sebelahku. Tahu sendiri, aku sudah nggak bisa makan makanan yang pedas banget sejak beberapa tahun lalu karena magh dan Asam lambung yang cukup parah.

Baca Juga: Gurihnya Sate Blengong dan Kupat Glabed Khas Brebes

Akhirnya menemukan Alur di Pasar Surabaya

Hampir setiap hari ke Pasar dekat rumah, aku belum pernah ketemu yang namanya Alur, tapi beberapa hari yang lalu mataku tak sengaja menangkap Alur di mbak Penjual sayur langganan di pasar . Tumben sekali ada beginian, yang nggak kusangka harganya cuma seribu perak untuk berat 250 gram. Wew murah sekali!

Langsung deh aku beli dan eksekusi jadi urap Alur biar bisa ngobati kangen makan Urap Alur di Brebes. Tapi sayangnya aku cuma merebusnya sekali dan lupa memeras Alurnya setelah direbus. Alhasil keasinan deh… Wkkwkwk.

Cara Membuat Urap Alur

Urap Alur hasil masakanku

Bahan:

  • Alur
  • Tambahan: kecambah
  • Kelapa parut

Bumbu:

  • Sedikit Kunci
  • Bawang putih
  • Cabai merah
  • Garam
  • Daun jeruk

Cara memasak Urap Alur:

  • Bersihkan Alur dari batangnya
  • Cuci bersih Alur kemudian rebus. Setelah matang tiriskan, kemudian peras dan rebus lagi
  •  Rebus kecambah
  • Haluskan bawang putih, cabai merah, kunci dan kemudian tambahkan sedikit garam
  • Campurkan pada kelapa parut kemudian kukus bersama daun jeruk
  • Setelah kelapa matang, Urap bersamaan dengan Alur dan kecambah

 Nulis ini malam-malm aku jadi laper ingin makan Urap Alur lagi. Udah ada yang pernah makan Alur? Atau ada referensi selain dimasak urap, biasanya Alur dimasak apa? Tulis di kolom komentar ya.

 

Salam sayang,

Rie

Tagged , , , , ,

About Rieagustina

Selain Suka Pantai, Aku juga suka kamu :)
View all posts by Rieagustina →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *