Kuliner

Makan Indomie Empal Gentong

Makan Indomie Empal Gentong – Jam di dinding menunjukkan pukul 22.00, lagi enak-enak ngedraft tulisan eh perut keroncongan. Langsung ngibrit ke dapur bikin Indomie Empal Gentong. Indomienya langsung impor dari Negara  bagian Cirebon. Hahaha..

Indomie. Salah satu merk mie instan yang sudah kukenal sejak kecil. Meski banyak yang berkata tidak menyehatkan tapi nyatanya merk satu ini tetap jadi primadona semua umat. Bahkan sudah melanglang buana ke seluruh dunia ya. Indomie ini punya banyak varian rasa, sampai sekarang belum semua aku sempat coba. Seperti yang akan kuceritakan ini, baru  sekitar akhir tahun 2018 pertama nyobain saat dibawain kakak ipar langsung dari Cirebon. Oiya beberapa waktu lalu sempat baca juga review Indomie varian lain milik teman, Indomie Soto Padang.

Indomie Empal Gentong

Empal gentong merupakan makanan khas dari daerah jawa Barat yang banyak ditemukan di Cirebon. Yang unik, dulu -mungkin sampai sekarang- Indomie daerah-daerahan ini susah banget dijumpai kalau nggak di daerahnya.

Indomie Empal Gentong berasal dari Jawa Barat, sebelumnya aku nggak pernah nemu di daerah rumahku. Beberapa waktu lalu sempat upload di twitter, kakak kelasku jaman SMA bilang kalau di Sakinah Keputih ada. Belum sempat kusatroni ke sana sih, jauh!

Kemasan Indomie Empal Gentong

Indomie-empal-gentong
Kemasan Indomie Empal Gentong

Kemasan Indomie Empal Gentong dominan warna Mustard  (Kunyit tua) dan Oranye. Di bagian kiri atas ada logo dan tulisan Indomie seperti biasanya. Di pojok atas sebelah kanan nada siluet gambar khas daerah Cirebon yaitu Keraton Kasepuhan.   Di tengah bagian atas ada motif batik khas Cirebonan.

Sementara bagian bawah selah kanan terpampang jelas mangkuk Indomie dengan toping daging serta jeruk nipis, yang menunjukkan bahwa itu Indomie empal gentong.  

Di sebelah kiri bagian bawah ada motif batik lagi diatasnya bertuliskan Khas Jawa Barat. Tulisan Rasa Empal Gentong berada tepat di tengah sebelah kiri. (sesuai dengan foto di atas)

Baca juga:

Unboxing Indomie Empal Gentong

Bumbu dan pelengkap Indomie Empal Gentong

Karena aku hanyalah rakyat jelata, belum mampu unboxing Iphone 11 maka unboxing Indomie dulu aja ya! Wkwkw… baiklah, isi Indomie empal gentong apa saja isinya? Ya jelas Isi utamanya adalah mie, gak mungkin isinya roti kan.

Isi dalam satu bungkus Indomie

  1. Mie
  2. Bumbu dan cabe
  3. Minyak Bumbu dan Bawang Goreng
  4. Bahan Pelengkap yang berupa potongan bola-bola daging kecil-kecil dan daun bawang kering

Cara Memasak Indomie Empal Gentong

Ya siapa tahu aja ada yang nggak bisa masak Indomie seperti si Dinda Hauw…  Cara memasaknya default aku mengikuti instruksi yang tertera di bagian belakang kemasan.

  • Rebus mi dan bahan pelengkap dalam 400 cc (2 gelas) air mendidih selama 3 menit, sambil diaduk-aduk
  • Sementara mi dimasak, siapkan campuran bumbu, minyak bumbu dan cabe bubuk dalam mangkuk
  • Tuangkan mi yang sudah matang beserta kuahnya ke dalam mangkok dan aduk dengan bumbu hingga merata
  • Tuangkan mi yang sudah matang beserta kuahnya ke dalam mangkok dan aduk dengan bumbu hingga merata
  • Taburkan bawang goreng
  • Mie lezat siap untuk disajikan

Review Indomie Rasa Empal Gentong

Untuk tekstur mienya sama dengan Indomie varian kuah lainnya seperti indomie Kari Ayam, Ayam Bawang, atau Soto. Seperti yang kuketahui, ada beberapa varian Indomie yang bentuk mienya berbeda seperti Indomie Goreng Aceh dan Indomie Jumbo rasa Sapi panggang yang enak dan bungkusnya warna biru itu lhoo..

Rasanya Enak! Walaupun rasanya jauh dari yang asli sih. Yang paling kerasa itu aroma daging. Jadi lebih bisa dibilang sup daging yak. Waktu mencium aroma ya pertama kali, justru yang kerasa menyengat adalah bau daging. Kalau pernah makan Pop Mie Rasa Baso, bau kuahya sekilas mirip dengan itu.

Kuah Empal Gentong berwarna pekat kemerahan, padahal seingat k Empal Gentong aslinya berwarna pekat kekuningan. Rasa Asinnya pas, nggak keasinan di lidahku. Mungkin karena takaran airnya pas juga wkwkw. Untuk kuahnya sedikit creamy dan gurih, entah menggunakan santan atau susu sebagai bahannya. Tapi dalam kemasan bagian belakang aku sempat membaca ada tulisan /mengandung susu dengan rasa rempah yang khas. Rasa rempahnya terasa di lidah, sepertinya sih rasa kapulaga yang ang paling dominan. Selain itu rasanya sedikit manis yang aku tebak berasal dari kaldu dading. Soalnya bau daging. Ehe

Untuk pelengkapnya berupa potongan bulat-bulat kecil yang agak krenyel-krenyel gitu. Entah daging beneran atau daging-dagingan ya, aku ga paham.

Rasanya emang nggak beneran mirip sama Empal Gentong yang pernah kuseruput di Cirebon beberapa waktu lalu. Apalagi yang kumakan ini sudah dalam bentuk makan mewah yang hemat ala anak kos akhir bulan 😁. Harganya aja cuma 2500 rupiah. Bagiku, makan satu saja indomie Empal Gentong ini cukup bikin kenyang, apa karena kuahnya yang sedikit creamy itu ya?

Ada yang sudah pernah nyobain? Atau ada saran rasa Indomie lain yang bisa kucoba yang susah ditemukan di Jawa Timur?

Tagged , , , , ,

About Rieagustina

Selain Suka Pantai, Aku juga suka kamu :)
View all posts by Rieagustina →

2 thoughts on “Makan Indomie Empal Gentong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *